Menu
Berbagi Pengetahuan ®

Soal Guru Belajar Seri AKM dan Pembahasan

  • Share

Untuk Bapak/Ibu guru yang mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Guru Belajar seri AKM, berikut ini Osnipa akan membahas soal-soal yang diberikan dalam Bimtek tersebut. Semoga pembahasan soal-soal ini bermanfaat ya.

Soal Guru Belajar Seri AKM dan Pembahasan

1. Pernyataan yang benar mengenai Asesmen Nasional yaitu….

〇 Digunakan sebagai dasar perbaikan kualitas pembelajaran
〇 Digunakan sebagai penilaian untuk penentuan nilai individu
〇 Diberikan di akhir jenjang sebagai penentuan kelulusan siswa
〇 Diberikan untuk menilai prestasi pendidikan setiap daerah

Pembahasan:
Asesmen Nasional diberikan untuk mengukur kualitas pembelajaran di setiap satuan pendidikan, bukan untuk mengukur capaian hasil belajar siswa.

2. Dalam Asesmen Nasional pemetaan aspek pendukung kualitas pembelajaran di lingkungan sekolah dilakukan melalui….

〇 Survei karakter
〇 Survei lingkungan belajar
〇 Asesmen Kompetensi Minimum
〇 Survei kualitas sekolah

Pembahasan:
Survei lingkungan belajar dilakukan untuk mengevaluasi dan memetakan aspek pendukung kualitas pembelajaran

3. Salah satu instrumen Asesmen Nasional adalah survei karakter. Dalam pelaksanaannya survei karakter memiliki tujuan utama yaitu….

〇 Mengukur kualitas pembelajaran dan iklim di sekolah yang menunjang pembelajaran siswa
〇 Mengukur hasil belajar non kognitif menyangkut sikap, kebiasaan, dan nilai-nilai pancasila
〇 Mengukur hasil belajar secara kognitif melalui kompetensi dasar literasi membaca dan numerasi
〇 Mengukur kemampuan akademik siswa dilihat dari nilai akhir siswa sebagai penentu kualitas sekolah

Pembahasan:
Survei karakter dirancang untuk mengukur capaian siswa dari hasil belajar sosial-emosional yang mencakup karakter (sifat, kebiasaan, dan nilai-nilai pancasila).

4. Perbedaan Asesmen Nasional dengan Ujian Nasional adalah….

〇 Ujian Nasional dilakukan pada siswa kelas V, VII, dan XI sedangkan Asesmen Nasional untuk tingkat akhir
〇 Ujian Nasional dilakukan selama 1 minggu sedangkan Asesmen Nasional dilakukan selama 4 hari
〇 Ujian Nasional dilakukan pada semua siswa sedangkan Asesmen Nasional pada siswa sampel
〇 Ujian Nasional dilakukan secara daring, luring, dan blended sedangkan Asesmen Nasional dilakukan secara daring

Pembahasan:
Siswa yang mengikuti Asesmen Nasional adalah siswa pada tingkat kelas 5, 8, dan 11, dan tidak dilakukan pada semua siswa, sedangkan ujian nasional diwajibkan bagi semua siswa pada tingkat akhir.
Asesmen Nasional dilakukan selama 2 hari sedangkan ujian nasional dilakukan 4 hari

5. Pernyataan yang tepat mengenai ragam butir soal yang digunakan dalam Asesmen Kompetensi Minimum yaitu….

〇 Jumlah butir soal yang diujikan pada semua setiap jenjang sama yaitu sejumlah 30 soal
〇 Semua siswa pada setiap jenjang pendidikan akan mengerjakan soal dengan tingkat kesulitan sama
〇 Soal asesmen terdiri atas pilihan ganda, menjodohkan, isian singkat, dan uraian
〇 Kompetensi mendasar yang dipelajari setiap siswa berbeda sesuai dengan peminatannya

Pembahasan:

  • Siswa pada jenjang SD/MI akan diberikan 30, sedangkan siswa jenjang SMP/MTS dan SMA/SMK/MA akan diberikan 36 soal
  • AKM dilaksanakan secara adaptif, sehingga setiap siswa akan menempuh soal yang sesuai dengan kemampuan siswa itu sendiri.
  • AKM mengukur kompetensi mendasar yang perlu dipelajari semua siswa tanpa membedakan peminatannya.

6. Dalam pelaksanaan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), konten dalam literasi membaca mencakup….

〇 Teks informasi dan teks fiksi
〇 Teks prosedur dan teks prosedur kompleks
〇 Teks observasi dan teks deskripsi
〇 Teks wacana dan teks argumentasi

Pembahasan:
Dalam pelaksanaan AKM konten literasi terdiri atas teks fiksi (cerita) dan teks informasi (berisi informasi fakta).

7. Kompetensi minimum yang dimaksudkan dalam AKM adalah….

〇 Kompetensi dasar siswa untuk mempelajari materi apapun
〇 Kompetensi dasar yang harus dimiliki sekolah
〇 Kompetensi matematika dan Bahasa Indonesia siswa
〇 Kompetensi minimal setara yang harus dimiliki siswa

Pembahasan:
Dalam penilaiannya asesmen literasi dan numerasi, mengukur konten tertentu yang didasarkan pada kompetensi dasar yang harus dimiliki siswa untuk mempelajari materi apapun.

8. Asesmen Kompetensi Minimum dan Ujian Nasional memiliki beberapa perbedaan termasuk dalam konteks soal. Dari pernyataan berikut manakah yang menunjukkan ciri-ciri soal Asesmen Kompetensi Minimum?

〇 Konteks masalah yang diberikan bersifat rutin dan sederhana
〇 Soal bersifat relevan dengan dunia nyata dan aplikatif
〇 Soal mengacu pada penyelesaian sesuai konsep yang dipelajari
〇 Dalam soal teks yang disajikan pendek namun kurang mendalam

Pembahasan:
Asesmen Kompetensi Minimum melihat bagaimana siswa mampu mengaplikasikan konten pembelajaran ke dalam kehidupan sehari-hari, sehingga konteks soal yang diberikan harus relevan dengan dunia nyata. Sedangkan Ujian Nasional memberikan soal yang lebih menekankan pada bagaimana penguasaan konten untuk mengerjakan soal yang diberikan.

9. Manakah dalam pernyataan berikut yang merupakan kelebihan dari Asesmen Kompetensi Minimum dibandingkan dengan soal Ujian Nasional?

〇 Mutu pendidikan diukur dari penilaian konten yang esensial pada mata pelajaran tertentu
〇 Penentuan dan pemetaan kemampuan siswa untuk dapat melanjutkan ke jenjang berikutnya
〇 Kemampuan kognitif menjadi hal utama sehingga lebih menekankan pada penguasaan materi
〇 Menekankan pada penguasaan kompetensi, dan penerapannya dalam berbagai konteks kehidupan

Pembahasan:
Asesmen Kompetensi Minimum menekankan pada penguasaan kompetensi dan pengaplikasian dalam kehidupan sehari-hari, sedangkan Kompetensi yang diukur pada Ujian Nasional sudah sampai pada level interpretasi (pemahaman) namun kurang mengevaluasi maupun merefleksi.

10. Dari yang sudah dipelajari mengenai Asesmen Kompetensi Minimum maka dapat disimpulkan bahwa….

〇 Asesmen Kompetensi Minimum akan mempengaruhi penyelenggaraan kegiatan kelulusan siswa
〇 Dengan Asesmen Kompetensi Minimum sekolah tidak lagi melaksanakan Ujian Sekolah (US)
〇 Hasil Asesmen Kompetensi Minimum untuk mengevaluasi di berbagai aspek pembelajaran
〇 Asesmen Kompetensi Minimum dilakukan juga untuk mengukur penguasaan siswa terhadap konten

Pembahasan:
Hasil pelaksanaan Asesmen Kompetensi Minimum untuk mengevaluasi berbagai bidang pembelajaran. Asesmen Kompetensi Minimum tidak dilakukan untuk penentuan kelulusan siswa, dan bukan untuk mengukur penguasaan konten tetapi mengukur kemampuan bernalar siswa. Meskipun telah dilaksanakan asesmen, ujian sekolah tetap akan dilaksanakan.

11. Guru Rani memberikan pembelajaran mengenai pola pada barisan bilangan dan konfigurasi objek hal ini merupakan konten pembelajaran….

〇 Bilangan
〇 Pengukuran dan geometri
〇 Aljabar
〇 Data dan ketidakpastian

Pembahasan:
Memahami pola pada bilangan barisan dan konfigurasi objek adalah materi mengenai relasi dan fungsi yang termasuk dalam konten pembelajaran aljabar.

12. Asesmen numerasi untuk jenjang SMP/MTS, terdapat berapa level pembelajaran….

〇 1 level pembelajaran
〇 2 level pembelajaran
〇 3 level pembelajaran
〇 4 level pembelajaran

Pembahasan:
Untuk asesmen numerasi pada jenjang SMP/MTS hanya diujikan satu level pembelajaran untuk kelas 7 dan 8 yang akan diujikan di kelas 8.

13. Guru Sandi memberikan sebuah bacaan sastra, kemudian Guru Sandi meminta siswanya untuk menganalisis perubahan pada kejadian, karakter, setting, alur cerita serta konflik yang terjadi. Hal yang dilakukan oleh Guru Sandi merupakan bagian dari tingkat kognitif dalam asesmen literasi yaitu….

〇 Menemukan informasi
〇 Memahami informasi
〇 Mengevaluasi dan merefleksi
〇 Menyusun inferensi

Pembahasan:
Menganalisis perubahan pada elemen intrinsik pada teks sastra, merupakan salah satu kegiatan memahami teks literal yang terdapat dalam tingkat kognitif memahami.

14. Guru Ratna memberikan sebuah teks informasi kepada siswanya kemudian Guru Sandi meminta siswanya menjelaskan ide pokok dan beberapa ide pendukung pada teks informasi, hal yang dilakukan Guru Ratna termasuk dalam kegiatan kognitif literasi yaitu….

〇 Menemukan informasi
〇 Memahami informasi
〇 Mengevaluasi dan merefleksi
〇 Menilai kualitas dan kredibilitas informasi

Pembahasan:
Menjelaskan/ menyimpulkan/ membandingkan adalah kegiatan yang dilakukan untuk memahami sebuah informasi.

15. Guru Reza meminta siswanya untuk menilai kesesuaian pemilihan warna, tata letak, dan pendukung visual yang digunakan oleh penulis dalam menyampaikan pesan. Dalam asesmen literasi hal yang dilakukan oleh guru Reza merupakan tingkat kognitif literasi yaitu….

〇 Menemukan informasi
〇 Memahami informasi
〇 Menyusun inferensi
〇 Mengevaluasi dan merefleksi

Pembahasan:
Menilai/ merefleksikan pengetahuan adalah kegiatan yang dilakukan untuk mengevaluasi dan merefleksikan suatu bacaan.

16. Asesmen literasi untuk jenjang SMP/MTS, akan diujikan….

〇 1 level pembelajaran
〇 2 level pembelajaran
〇 3 level pembelajaran
〇 4 level pembelajaran

Pembahasan:
Untuk asesmen literasi pada jenjang SMP/MTS diujikan 2 level pembelajaran yaitu level 1 untuk kelas 7 dan 8 yang akan diujikan di kelas 8 dan level 2 untuk kelas 9.

17. Manakah diantara kegiatan numerasi berikut yang termasuk dalam konten aljabar?

〇 Memahami pola pada barisan bilangan dan konfigurasi objek
〇 Menghitung volume bangun ruang dan luas permukaan
〇 Memahami bilangan cacah maksimal 6 angka
〇 Menentukan dan menggunakan mean, median, modus

Pembahasan:
Pola pada barisan bilangan dan konfigurasi objek termasuk dalam kategori konten aljabar. Volume dan luas termasuk dalam konten geometri dan pengukuran. Bilangan cacah termasuk dalam konten bilangan, sedangkan mean, median, dan modus adalah materi dalam konten data dan ketidakpastian.

18. Manakah di antara materi berikut ini yang menunjukkan hubungan antara numerasi dengan mata pelajaran IPA SMP/MTS?

〇 Menghitung persentase pajak
〇 Menghitung luas segitiga dan lingkaran
〇 Mengurutkan bilangan cacah
〇 Membandingkan berat berbagai benda

Pembahasan:
Membandingkan berat adalah salah satu keterkaitan antara numerasi dan pembelajaran IPA. Menghitung persentase pajak merupakan keterkaitan antara kemampuan numerasi dengan IPS (ekonomi), menghitung luas bangun datar, dan mengurutkan bilangan cacah adalah kemampuan kognitif matematika saja.

19. Perbedaan asesmen literasi SMP/MTS antara level 1 dan 2 yaitu….

〇 Memiliki proses kognitif yang sama namun tingkat kesulitan berbeda sesuai dengan jenjangnya
〇 Memiliki konten yang sama namun proses kognitif yang berbeda sesuai dengan jenjangnya
〇 Memiliki konten dan proses kognitif yang sama, hanya konteks yang berbeda
〇 Memiliki proses kognitif, konten literasi, dengan kesulitan yang sama untuk setiap jenjangnya

Pembahasan:
Pada tingkat SMP/MTS, asesmen literasi level pembelajaran 1 dan 2 memiliki tingkat kognitif yang sama pada literasi membaca hanya saja konten yang terus meningkat sesuai dengan jenjangnya.

20. Bagaimana keterkaitan antara Asesmen Kompetensi Minimum dengan kecakapan abad 21 yang harus dimiliki oleh siswa pada jenjang SMP/MTS?

〇 Mengharuskan siswa memiliki pengetahuan dan keterampilan di berbagai bidang pembelajaran
〇 Mendorong siswa berpikir kritis untuk penyelesaian masalah dalam kehidupan sehari-hari
〇 Mendorong siswa untuk memperoleh prestasi yang baik untuk melanjutkan pada jenjang berikutnya
〇 Memastikan semua siswa memiliki pengetahuan sesuai standar yang harus dimiliki oleh siswa SMP/MTS

Pembahasan:
Pada Asesmen Kompetensi Minimum siswa dituntut untuk dapat menggunakan kemampuan yang dimilikinya untuk berusaha menyelesaikan permasalahan yang dihadapinya dengan mandiri seperti menyusun dan mengungkapkan, menganalisa, dan menyelesaikan masalah. Hal ini sejalan dengan keterampilan yang harus dimiliki oleh siswa abad 21 yaitu kemampuan berpikir kritis dan penyelesaian masalah.

21. Salah satu ciri pembelajaran berbasis kompetensi adalah….

〇 Berpusat pada materi pembelajaran
〇 Belajar untuk cakupan materi
〇 Belajar untuk pemahaman konsep dan keterampilan
〇 Berorientasi pada nilai akhir

Pembahasan:
Pada pembelajaran berbasis kompetensi, siswa diharapkan memiliki penguasaan konsep, keterampilan dan pengetahuan sebagai proses pembelajaran. Pembelajaran berbasis kompetensi berpusat pada kebutuhan dan berorientasi pada proses dan penguasaan kompetensi.

22. Berikut adalah beberapa pernyataan mengenai pembelajaran berbasis konten dan pembelajaran berbasis kompetensi:
(1) Menunjukkan kinerja dengan menerapkan konsep
(2) Pembelajaran terkait dengan konteks kehidupan nyata siswa
(3) Belajar untuk cakupan materi yang harus dikuasai
(4) Berorientasi pada konteks dan penguasaan kompetensi
(5) Berorientasi pada nilai akhir
(6) Menjawab serangkaian pertanyaan topik berdasarkan teks
Manakah pernyataan yang menunjukkan pembelajaran berbasis konten?

〇 1), 3), 5)
〇 2), 4), 5)
〇 3), 5), 6)
〇 1), 4), 6)

Pembahasan:
Pernyataan nomor 1, 2, dan 4 menunjukkan karakteristik pembelajaran berbasis kompetensi, sedangkan pernyataan nomor 3, 5, dan 6, menunjukkan karakteristik pembelajaran berbasis konten.

23. Dari hasil AKM ditemukan bahwa siswa mampu mengaplikasikan pengetahuan yang dimiliki dalam konteks yang lebih beragam maka siswa tersebut dapat dikategorikan dalam kelompok….

〇 Perlu intervensi khusus
〇 Dasar
〇 Cakap
〇 Mahir

Pembahasan:
Siswa dikategorikan ‘cakap’ apabila mampu mengaplikasikan pengetahuan yang dimiliki dalam konteks yang lebih beragam sedangkan kategori ‘mahir’ jika mampu bernalar untuk menyelesaikan masalah berdasarkan konsep literasi mau pun numerasi yang dimilikinya.

24. Guru Cleo memberikan soal teks dan ditemukan siswa mampu mengintegrasikan beberapa informasi teks pada bacaan yang berbeda maka siswa tersebut dapat dikategorikan dalam kelompok….

〇 Perlu intervensi khusus
〇 Dasar
〇 Cakap
〇 Mahir

Pembahasan:
Siswa dikategorikan ‘mahir’ apabila mampu mengintegrasikan beberapa informasi lintas teks; mengevaluasi isi, kualitas, cara penulisan suatu teks, dan bersikap reflektif terhadap isi teks.

25. Bagaimana keterkaitan antara Asesmen Kompetensi Minimum dengan standar kurikulum secara keseluruhan?

〇 Asesmen Kompetensi Minimum terikat secara erat dengan konten kurikulum
〇 Asesmen Kompetensi Minimum mengukur penguasaan siswa atas konten kurikulum secara keseluruhan
〇 Asesmen Kompetensi Minimum memperhatikan apa yang seharusnya diajarkan oleh guru pada tiap kelas
〇 Asesmen Kompetensi Minimum terlepas dari keseluruhan kurikulum sekolah

Pembahasan:
Asesmen Kompetensi Minimum tidak terikat erat dengan konten kurikulum. Namun, dari sisi konten, memperhatikan apa yang (seharusnya) diajarkan oleh guru pada tiap kelas dan jenjang pendidikan.

26. Soal dalam asesmen literasi menggunakan proses kognitif yang lebih baik dibandingkan Ujian Nasional karena terdapat proses baru yaitu….

〇 Mencari, mengakses, serta menemukan informasi dari bacaan
〇 Memahami informasi tersirat maupun tersurat dari bacaan
〇 Memadukan interpretasi (pemahaman) pada bagian teks untuk menghasilkan kesimpulan
〇 Mengevaluasi dan merefleksikan isi teks dengan hal lain diluar teks maupun pengalamannya

Pembahasan:
Kompetensi yang diukur pada Ujian Nasional sudah sampai pada level interpretasi (pemahaman) namun belum sampai pada tahap mengevaluasi maupun merefleksi isi teks. Hal ini baru diterapkan pada Asesmen Kompetensi Minimum.

27. Bagaimana hasil Asesmen Kompetensi Minimum (literasi dan numerasi) dapat digunakan untuk menyusun strategi pembelajaran yang efektif dan berkualitas terhadap pembelajaran lain?

〇 Menyesuaikan pembelajarannya sesuai tingkat kompetensi siswa
〇 Melakukan penilaian mandiri untuk mata pelajaran lain
〇 Menyusun pembelajaran sesuai konten materi pada asesmen
〇 Menyesuaikan pembelajaran dengan tingkat kompetensi terendah siswa

Pembahasan:
Fokus asesmen adalah kompetensi berpikir sehingga hasil pengukuran tidak sekedar mencerminkan prestasi akademik pelajaran Bahasa Indonesia dan matematika saja. Literasi dan numerasi justru bisa dan seharusnya memang dikembangkan melalui berbagai mata pelajaran, termasuk IPA, IPS, kewarganegaraan, agama, seni, dan mata pelajaran lainnya.
Pelaporan tingkat kompetensi dapat dimanfaatkan guru berbagai mata pelajaran untuk menyusun strategi pembelajaran yang efektif dan berkualitas sesuai dengan tingkat kompetensi siswa.

28. Dalam asesmen numerasi siswa dituntut untuk bernalar menggunakan konsep matematika dan memberikan solusi yang lebih aplikatif sehingga soal yang diberikan akan mendorong siswa untuk….

〇 Menyelesaikan soal sesuai konsep matematika
〇 Mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari
〇 Memahami data dalam bentuk tabel maupun grafik
〇 Memahami fakta, prosedur, serta alat matematika

Pembahasan:
Melalui soal AKM, siswa melatih kemampuan bernalar dan mengaplikasikan konsep matematika yang telah dipelajari sehingga mampu menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari.

29. Apa tindak lanjut yang dapat diambil oleh sekolah terkait hasil AKM?

〇 Memetakan pencapaian siswa dalam AKM yang dapat digunakan untuk seleksi masuk ke jenjang sekolah yang lebih tinggi
〇 Menyusun dan melaksanakan program pengayaan untuk mendorong prestasi belajar siswa lebih baik lagi
〇 Mendorong siswa untuk mendapatkan skor tinggi dan mengesampingkan pelajaran yang tidak relevan dengan AKM
〇 Merefleksi hasil AKM dalam pembelajaran sehingga guru-guru dapat membangun kompetensi serta karakter siswa

Pembahasan:
Seperti yang sering dijelaskan sebelumnya bahwa tujuan Asesmen Nasional bukan untuk memetakan prestasi siswa namun mendorong mutu pendidikan dan peningkatan prestasi siswa sehingga hasil Asesmen Kompetensi Minimum dapat digunakan untuk refleksi dan melakukan perbaikan pembelajaran di sekolah untuk membangun kompetensi dan karakter siswa.

30. Bagaimana keterkaitan antara pelaksanaan AKM dan tantangan pembelajaran berbasis kompetensi yang dihadapi guru?

〇 Pelaporan hasil Asesmen Kompetensi Minimum dirancang untuk memberikan informasi mengenai tingkat kompetensi siswa pada kompetensi dasar literasi membaca dan numerasi
〇 Pelaporan hasil Asesmen Kompetensi Minimum berupa nilai yang sejalan dengan karakteristik utama dari pembelajaran berbasis kompetensi yang berfokus capaian hasil akhir berupa nilai
〇 Pelaporan Asesmen Kompetensi Minimum akan membantu guru mempersiapkan materi pembelajaran untuk digunakan oleh siswa sesuai dengan pembelajaran berbasis kompetensi
〇 Pelaporan hasil Asesmen Kompetensi Minimum akan memberikan standar penguasaan yang harus dimiliki oleh siswa sehingga semua siswa akan mencapai level mahir bersamaan

Pembahasan:
Tantangan pembelajaran berbasis kompetensi bagi guru antara lain adalah kemampuan untuk mengidentifikasi tahapan kompetensi dasar siswa termasuk literasi dan numerasi. Laporan hasil AKM dapat membantu memetakan tahapan kompetensi siswa.

Demikianlah Soal Guru Belajar Seri AKM dan Pembahasan, semoga bermanfaat.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *