Tentang Konsep Dasar Geografi

By | October 11, 2019

Tentang Konsep Dasar Geografi – Bagaikan ilmu, geografi memiliki konsep yang membedakannya dengan ilmu lain. Ialah:

1.Konsep Lokasi

Merupakan konsep utama yang hendak digunakan buat mengenali fenomena geosfer. Konsep posisi dipecah atas:

a. Posisi Mutlak, posisi bagi letak lintang serta bujur bertabiat senantiasa.

b. Posisi Relatif, posisi yang bergantung pengaruh wilayah sekitarnya serta sifatnya berganti.

2.Konsep Jarak

Ialah panjang antara 2 tempat. Terdiri antara atas:

a. Jarak Absolut, satuan panjang yang diukur dengan km.

b. Jarak Relatif, jarak tempuh yang memakai satuan waktu

3.Konsep Keterjangkauan

Menyangkut ketercapaian buat menjangkau sesuatu tempat, fasilitas apa yang digunakan, ataupun perlengkapan komunikasi apa yang digunakan serta sebagainya.

4.Konsep Pola

Tanda- tanda alam yang tersebar tidak menyeluruh pada permukaan bumi membentuk aneka macam pola yang ditafsirkan pada peta dalam bermacam macam skala. Contohnya: pola hawa dunia, pola persebaran gunung- api, pola pengaliran sungai Jeneberang, pola okupasi manusia( berladang, bertani, berdagang, industri), pola pemukiman, pola lalu- lintas, dsb. Pola- pola dari bermacam macam indikasi tersebut bisa digolong- golongkan serta dipelajari secara sistematis. Gabungan dari bermacam berbagai pola di sesuatu tempat ataupun daerah hendak memastikan identitas tertentu serta membagikan warna khas dari bermacam zona. Kondisi areal yang berbeda- beda tersebut jadi atensi para pakar geografi.

5.Konsep Morfologi

Menampilkan wujud muka bumi bagaikan hasil tenaga endogen serta eksogen yang membentuk dataran rendah, dataran besar serta pegunungan.

6.Konsep Aglomerasi

Pengelompokan fenomena di sesuatu kawasan dengan latar balik terdapatnya unsur- unsur yang lebih berikan akibat positif.

7.Konsep Nilai Kegunaan

Khasiat yang dikasih oleh sesuatu daerah di muka bumi pada makhluk hidup, tidak hendak sama pada seluruh orang.

8.Konsep Interaksi Interdependensi

Keterkaitan ruang antara satu dengan yang lain, misalnya interaksi antara desa dengan kota.

9.Konsep Diferensiasi Area

Daerah- daerah yan ada di muka bumi berbeda satu sama lain. Bisa diperhatikan dari warna yang dipunyai oleh sesuatu daerah dengan daerah yang yang lain.

  1. Konsep Keterkaitan keruangan/ Ketersangkutpautan( interelatedness)

Para pakar geografi yakin hendak terdapatnya kebersangkut- pautan di antara tempat- tempat pada permukaan bumi serta tanda- tanda pada sesuatu zona. Istilah- istilah semacam interdependensi, interkoneksi, interaksi keruangan, serta assosiasi areal menguraikan serta menarangkan silih ikatan antar tempat serta antar indikasi pada permukaan bumi.

1) Assosiasi areal

Assosiasi areal melaporkan identifikasi kepada ikatan karena akibat( sebab- akibat) antara indikasi manusia dengan area fisiknya, yang memunculkan identitas yang berbeda- beda pada bermacam tempat serta daerah. Preston James menyangka konsep ini bagaikan inti dari mana teori- teori geografi tercipta. Penekanan dari konsep assosiasi yakni menunjuk kepada terdapatnya campuran ataupun paduan( konfigurasi) dari tanda- tanda yang bisa memunculkan kebedaan dari tempat ke tempat. Contoh simpel dari kejadian ini yakni ikatan antara persebaran penduduk dengan aspek kelembaban area.

2) Interaksi keruangan

Ialah silih ikatan antara tanda- tanda pada tempat- tempat serta area- area yang berbeda- beda di dunia. Seluruh tempat pada permukaaan bumi itu diikat oleh kekokohan alam serta manusia( sumberdaya alam serta sumberdaya manusia). Terjalin gerak dari tanda- tanda tersebut dari tempat ke tempat; hawa, air laut, tanaman serta hewan, dan manusia. Tiap peristiwa berkenaan dengan perihal itu hendak mencerminkan terdapatnya interaksi antar tempat. Manusia bagaikan“ pencipta” ilmu serta teknologi sanggup berhubungan serta bergerak dalam ruang secara bebas lewat komunikasi serta transportasi. Migrasi serta bentuk- bentuknya misalnya terjalin di mana- mana serta memunculkan akibat baik positif ataupun negatif terhadap kehidupan sosio- budaya manusia. Seluruh itu memunculkan peredaran/ perputaran tanda- tanda secara intensif di segala ruang di dunia.

a.Peredaran ataupun perputaran: menyangkut gerak dari indikasi raga, manusia, benda, serta gagasan( ilham) ke segala penjuru dunia. Meliputi antara lain difusi kebudayaan, distribusi, perdagangan, migrasi, komunikasi serta lain sebagainya.

b.Interdependensi: Ialah wujud saling- hubungan sebab peredaran tanda- tanda. Dalam interdependensi, kandungan ikatannya lebih kokoh serta lebih nyata daripada kejadian interrelasi. Dunia saat ini sesungguhnya ialah masyarakat- masyarakat dunia dengan silih ketergantungan yang kokoh di antara negara- negara( Asean, MEE, PBB).

c.Pergantian: Salah satu aspek sangat berarti di dalam geografi dunia yakni karakteristik dinamika dari tanda- tanda.“ Panta Rhei” kata Heraklites, yang maksudnya“ seluruh mengalir”. Memanglah di dunia ini tidak terdapat yang diam absolut; apakah itu indikasi natural ataupun indikasi buatan manusia. Manusia bersama alam mengganti identitas dari bumi.

Geografi ialah riset tentang masa saat ini. Namun buat mengenali masa saat ini, butuh mengenali pula masa kemudian( sejarah). Dalam perihal ini geografi melaksanakan rekonstruksi kejadian- kejadian. Pergantian yang tercantum pada peta menunjuk kepada pergantian tempat serta daerah pada permukaan bumi.

Erat hubungannya dengan konsep pergantian, yakni konsep proses. Proses yakni peristiwa yang berentetan yang memunculkan pergantian, dalam batasan waktu tertentu. Permukaan bumi ini jadi begitu lingkungan sebab terdapatnya proses- proses dalam bermacam tingkatan serta tempo( Preston James). Terdapat 3 berbagai proses, ialah proses raga, proses biotik, serta proses sosial. Di dalam geografi ketiga berbagai proses tersebut dalam realitasnya merupakan satu proses utuh; penggolongan tersebut( analisis jenis) cuma berlaku dalam penyelidikan serta kajian saja.

e.Daerah Kebudayaan

Salah satu konsep dari Geografi modern yakni menyangkut penyesuaian serta pengawasan manusia( kontrol) terhadap area fisiknya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *