Motivasi Menjadi Guru Penggerak

Motivasi Menjadi Guru Penggerak Tahun 2020

Tahun 2020, Kemendikbud meluncurkan Program Pendidikan Guru Penggerak (PPGP). Ini merupakan program pengembangan keprofesian berkelanjutan melalui pelatihan dan kegiatan kolektif guru. Guru yang mengikuti kegiatan ini diharapkan memiliki motivasi menjadi guru penggerak yang kuat. Kali ini kita akan membahas mengenai motivasi guru penggerak.

Program Guru Penggerak

Program guru penggerak bertujuan untuk memberikan bekal kemampuan kepemimpinan pembelajaran dan pedagogi kepada guru-guru sehingga mampu menjadi penggerak di komunitas belajar yang ada di dalam maupun di luar sekolah.

Guru-guru yang mengikuti program ini diharapkan mampu menjadi pemimpin pendidikan yang dapat mewujudkan rasa nyaman dan kebahagiaan peserta didik ketika berada di lingkungan sekolahnya masing-masing. (Baca : Persyaratan dan cara pendaftaran guru penggerak)

Apa Itu Motivasi

Salah satu pertanyaan yang sering muncul dalam proses seleksi guru penggerak adalah apa motivasi menjadi guru penggerak?. Tapi sebelum membahasnya, kita harus memahami apa itu motivasi terlebih dahulu.

Motivasi berasal dari bahasa latin movere. Movere memiliki makna doronga, daya penggerak atau kekuatan yang menyebabkan suatu tindakan atau perbuatan.

Mengapa motivasi ini penting dalam program guru penggerak?

Setelah mengikuti seleksi guru penggerak, peserta akan memiliki tugas yang sangat berat dalam menjalankan perannya sebagai guru penggerak. Tugas-tugas yang harus dilakukan guru antara lain:

  1. Guru mampu menjadi penggerak di komunitas belajar baik itu mengerakkan teman sejawat di sekolah dan guru yang ada di wilayahnya.
  2. Guru harus mampu menjadi pendamping bagi guru yang ingin melaksanakan pengembangan kualitas pembelajaran di sekolah.
  3. Guru harus mampu menjadi motivator bagi peserta didik di sekolah.
  4. Guru menjadi pembuka ruang kolaborasi bagi guru dan semua stake holder dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah sehingga mendorong well bweing ekosistem pendidikan di sekolah.

Agar pelaksanaan program guru penggerak ini berhasil, sangat penting untuk memilih guru yang memiliki motivasi kuat sebagai sosok guru pembelajar.

Motivasi Menjadi Guru Penggerak

Motivasi menjadi guru penggerak dapat dikelompokkan menjadi dua. Yang pertama adalah motivasi dari dalam diri guru (motivasi intrinsik) dan motivasi dari luar diri guru (motivasi ekstrinsik).

Motivasi yang berasal dari dalam diri guru menjadi guru penggerak meliputi:

  1. Memiliki keinginan untuk meningkatkan kompetensi diri dalam hal menerapkan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik.
  2. Memiliki keinginan untuk selalu belajar hal baru dan terus memperbaiki diri.

Motivasi yang berasal dari luar diri guru meliputi:

  1. Situasi pembelajaran di sekolah yang tidak kondusif, sehingga mendorong guru untuk memperbaiki kondisi tersebut.
  2. Kondisi teman sejawat dan rekan-rekan guru yang ada di wilayahnya yang memiliki banyak masalah, sehingga timbul keinginan untuk berperan aktif dalam menggerakkan rekan-rekan guru agar mampu menyelesaikan permasalahannya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *