Sejarah Kerajaan Singasari( Singosari)

By | October 10, 2019

Kerajaan Singasari( Singosari) merupakan pokok ulasan utama yang hendak dipaparkan secara lengkap pada postingan dibawah ini. Ada pula sub ulasan tentang sejarah kerajaan singasari ataupun diucap pula dengan kerajaan singosari yang dibahas didalam modul pelajaran Sejarah ialah bagaikan berikut:

  1. Sejarah kerajaan Singasari.
  2. Kehidupan politik kerajaan Singasari.
  3. Nama- nama anak Ken Arok.
  4. Pemicu runtuhnya kerajaan Singasari.

Mudah- mudahan ulasan ini bisa menaikkan pengetahuan serta pengetahuan kamu didalam mengenali sejarah kerajaan singasari, kehidupan politik kerajaan singasari, nama- nama anak ken arok dan pemicu runtuhnya kerajaan singasari serta jadi portal rujukan tugas, skripsi ataupun makalah untuk para pelajar di segala daerah tanah air Indonesia ataupun mancanegara.

Kerajaan Singasari ataupun diucap pula dengan kerajaan Singosari didirikan oleh Ken Arok dengan nama Dinasti Girindrawardhana, yang maksudnya generasi dari Girindra. Ken Arok jadi raja dengan gelar Sri Rangga Si Amurwwabhumi. Ken Arok merupakan cikal bakal dari raja- raja di Singasari serta Majapahit. Sumber sejarah tentang Singasari ada didalam novel Pararaton serta Negarakertagama.

Kehidupan politik di Singasari tidak terlepas dari raja pertamanya, Ken Arok. Bagi kitab Pararaton, Ken Arok merupakan anak dari seseorang petani dari Desa Pangkur. Ibunya bernama Ken Endok. Desa Pangkur terletak di sebelah timur Gunung Kawi( dekat Malang). Konon pada waktu Ken Arok dilahirkan, badannya bersinar.

Perihal tersebut menunjukkan kalau dia nanti hendak jadi raja besar di Jawa. Pada masa waktu masih muda, Ken Arok ialah seseorang anak yang sangat bandel serta berkat tutorial Brahmana yang bernama Lohgawe, Ken Arok setelah itu di didik buat jadi seseorang yang berakhlak baik.

Ken Arok setelah itu mengabdi kepada akuwu Tumapel. Akuwu itu bernama Tunggul Ametung. Sehabis sebagian lama mengabdi, Ken arok berambsi mau jadi akuwu. Tidak cuma itu, Ken Arok pula tergoda oleh kecantikan Ken Dedes, istri Tunggul Ametung. Ken Arok bernazar memunuh Tunggul Ametung buat memperoleh posisi akuwu serta memperistri Ken Dedes.

Buat melakukan rencananya, Ken Arok memesan suatu keris kepada Empu Gandring. Dengan keris Empu Gandring seperti itu, Ken Arok menewaskan Tunggul Ametung. Sehabis sukses menewaskan Tunggul Ametung, dia lekas mengangkut dirinya jadi akuwu di Tumapel serta memperistri Ken Dedes. Nyatanya Ken Dedes telah memiliki seseorang anak dari Tunggul Ametung yang bernama Anuspati. Nanti Ken Arok hendak tewas dibunuh oleh Anuspati bagaikan bentuk balas dendamnya.

Ken Arok memiliki 2 istri ialah Ken Dedes serta Ken Umang. Dari perkawinannya dengan Ken Dedes, memiliki 4 orang anak ialah:

  1. Mahisa Wong Ateleng
  2. Panji Saprang
  3. Agni Bhaya
  4. Dewi Rimba

Setelah itu dari perkawinannya dari istri yang lain ialah Ken Umang memiliki anak bernama Panji Tohjaya. Ken Arok memiliki cita- cita yang besar yang besar. Dia tidak puas cuma jadi seseorang akuwu. Dia mau jadi raja. Buat menggapai artinya dia mulai menyusun tentara. Dia mau merebut kekuasaan Raja Kertajaya raja Kerajaan Kediri, serta kesimpulannya niatnya itu tercapai.

Sehabis sukses memahami Kediri, dia mendirikan kerajaan baru yang bernama Singasari. Perebutan kekuasaan serta konflik jadi karakteristik khas kerajaan yang di dirikan oleh Ken Arok( 1222- 1227).

Keberadaan Kerajaan Singasari dikenal dari Kitab Pararaton serta Kitab Negarakertagama yang ditulis oleh Prapanca. Ken Arok cuma memerintah sepanjang 5 tahun( 1222- 1227). Pada tahun 1227 Meter, Ken Arok dibunuh oleh seorang atas perintah Anuspati, anak tirinya. Ken Arok dicandikan di wilayah Kagenengan dalam wujud perpaduan Syiwa- Buddha.

Anuspati mengambil alih Ken Arok bagaikan Raja Singasari dari tahun 1227- 1248 Meter. Mengenali bapaknya dibunuh oleh Anuspati, Tohjaya tidak terima. Kesimpulannya, Anuspati dibunuh oleh Tohjaya dengan memakai keris Empu Gandring, ialah keris yang dulu digunakan Ken Arok buat menewaskan Tunggul Ametung. Jenazah Anuspati setelah itu dicandikan di Candi Kadal( dekat Malang).

Sehabis itu, setelah itu Singasari dipandu oleh Panji Tohjaya. Pada masa pemerintahan Panji Tohjaya terjalin pemberontakan yang dicoba oleh Ranggawuni ataupun Wisuwardhana( anak Anuspati) serta Mahisa Cempaka( anak Mahisa Wong Ateleng). Panji Tohjaya sukses melarikan diri, namun dia wafat di Katang Lumbang. Dengan tumbangnya Tohjaya, Ranggawuni naik takhta serta jadi Raja di Singasari( 1248- 1268).

Dalam melaksanakan pemerintahannya, dia di dampingi oleh Mahisa Campaka( yang menolong Ranggawuni memberontak pada Panji Tohjaya) yang berkedudukan bagaikan perdana menteri dengan gelar Narasingamurti. Pada tahun 1268 Meter, Raja Ranggawuni yang bergelar Wisnuwardhana wafat dunia.

Buat pertahanan Kerajaannya, Wisnuwardhana membangun benteng di wilayah Canggu. Dia wafat pada tahun 1268 serta didarmakan di Jajagu( saat ini jadi Candi Jago). Wisnuwardhana memiliki seseorang putra yang bernama Kertanegara, sebaliknya Mahisa Campaka memiliki putra bernama Dyah Lembu Tal. Tampuk pemerintahan berikutnya dipegang oleh putranya yang bernama Kertanegara. Kertanegara merupakan raja terbanyak di Singasari.

Pada pemerintahan Kertanegara inilah Singasari tampak jadi kerajaan yang sangat besar serta luas kekuasaannya. Apalagi kebesarannya ini terdengar sampai ke Negara Thailand, Kamboja apalagi Mongol. Kertanegara jadi raja dengan gelar Sri Maharajadiraja Sri Kertanegara.

Kertanegara mempunyai cita- cita menyatukan segala Nusantara. Pada tahun 1275, Kertanegara mengirim tentaranya ke Melayu. Pengiriman tentara ini populer dengan istilah Ekspedisi Pamalayu. Tujuan ekspedisi pamalayu merupakan menjalakan persahabatan serta meluaskan wiayah kekuasaan. Tidak hanya itu, dia menaklukan Bali, Pahang, Sunda Bakulapura( di Kalimantan Barat) serta Gurun( di Maluku).

Kertanegara pula menjalakan ikatan dengan raja Campa. Tujuannya merupakan buat menahan ekspansi kekuasaan Kaisar Kubilai Khan dari Mongol. Pada tahun 1281 Meter, Kubilai Khan mengirim lagi 1 utusannya dengan iktikad yang sama. Hendak namun, Kertanegara senantiasa menolak dekat 1289 Meter, Kubilai Khan mengirim utusan bernama Meng- Chi dengan iktikad supaya Kertanegara ingin tunduk serta mengakui kebesaran Kerajaan Mongol.

Tetapi, permintaan itu ditolak mentah- mentah oleh Kertanegara serta ia memotong kuping utusan Mongol itu. Kertanegara menyadari kalau tindakannya sangat menghina Kubilai Khan serta hendak memunculkan pertempuran. Tetapi, dia telah mempersiapkan diri mengalami serbuan dari Mongol.

Pemicu Runtuhnya Kerajaan Singasari

Perihal yang menimbulkan mundurnya kerajaan Singasari ialah, pada tahun 1292 Meter, Jayakatwang( Raja kecil di Kediri) melaksanakan pemberontakan. Nyatanya Singasari bisa dikalahkan serta Kertanegara bisa dibunuh. Ini terjalin sebab sebagian besar pasukan dikirim buat melaksanakan Ekspedisi Pamalayu. Dengan sedikitnya pasukan di dalam kerajaan, mempermudah untuk Jakatwang buat melaksanakan pemberontakan.

Kertanegara di candikan di Candi Jawi bagaikan syiwa- Buddha serta Bairawa di Candi Singosari. Sebagian keluarga di istana melarikan diri yang nanti hendak mendirikan Majapahit. Kesimpulannya, Jakatwang naik takhta jadi Raja Singasari. Pada dikala penyerangan tersebut, Raden Wijaya, menantu Kertanegara bisa meloloskan diri ke Madura serta menemukan pertolongan dari Bupati Sumenep, Arya Wiraraja.

Baca pula Sejarah Masuknya Hindu- Buddha ke Indonesia

Bersamaan dengan selesainya persiapan buat melanda Kediri, pasukan Kubilai Khan tiba melanda Singasari. Mereka mengira Singasari masih dipandu oleh Kertanegara yang sudah menghinanya. Peluang ini dimanfaatkan oleh Raden Wijaya yang lekas bergabung dengan pasukan Kubilai Khan buat melanda Singasari.

Dengan gampang, pasukan gabungan antara tentara Mongol dengan pasukan Raden Wijaya sukses mengalahkan Singasari. Sehabis sukses mengalahkan Singasari diiringi tewasnya Jayakatwang, pasukan tentara Mongol berpesta memperingati kemenangannya.

Tetapi tanpa dikenal Raden Wijaya berputar melanda pasukan Mongol. Pasukan Mongol sirna serta sisanya kembali ke negerinya. Pada tahun 1293 Meter, Raden Wijaya mendirikan Kerajaan Majapahit yang populer.

Demikian ulasan menimpa sejarah kerajaan singasari( singosari) serta pemicu runtuhnya kerajaan singasari tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *