Menu
Berbagi Pengetahuan ®

Permendikbud Nomor 44 Tahun 2019 Tentang PPDB

  • Share
Permendikbud Nomor 44

Banyaknya permasalahan yang muncul dalam PPDB, dimana Pelaksanaan zonasi dalam penerimaan peserta didik baru belum dilaksanakan secara optimal di semua daerah serta tata cara penerimaan peserta didik baru yang belum dapat menagkomodir perkembangan kebutuhan layanan pendidikan di masyarakat, Kemendikbud mengeluarkan Permendikbud Nomor 44 Tahun 2019 Tentang PPDB.

Isi Permendikbud Nomor 44 Tahun 2019

Isi pokok yang tertuang dalam Permendikbud Nomor 44 Tahun 2019 meliputi:

PPDB dilaksanakan berdasarkan prinsip nondiskriminatif, objektif, transparan, akuntabel, dan berkeadilan.

PPDB bertujuan untuk mendorong peningkatan akses layanan pendidikan dan digunakan sebagai pedoman bagi kepala daerah dalam membuat kebijakan teknis pelaksanaan PPDB dan kepala sekolah dalam melaksanakan PPDB.

Pelaksanaan PPDB dimulai dari tahap pengumuman pendaftaran, pendaftaran, seleksi sesuai dengan jalur pendaftaran, pengumuman penetapan peserta didik baru, daftar ulang.

Jalur PPDB

Jalur pendaftaran PPDB yang meliputi:

  1. zonasi dengan kuota paling sedikit 50% dari daya tampung sekolah;
  2. afirmasi dengan kuota paling sedikit 15% dari daya tampung sekolah;
  3. perpindahan tugas orang tua/wali dengan kuota paling banyak 5% dari daya tampung sekolah; dan
  4. prestasi apabila masih terdapat sisa kuota dari pelaksanaan jalur zonasi, jalur afirmasi, dan jalur perpindahan tugas orang tua/wali.

Persyaratan PPDB

Persyaratan calon peserta didik baru pada TK Sesuai Permendikbud Nomor 44 Tahun 2019 adalah:

  1. berusia 5 (lima) tahun atau paling rendah 4 (empat) tahun untuk kelompok A; dan
  2. berusia 6 (enam) tahun atau paling rendah 5 (lima) tahun untuk kelompok B.

Persyaratan calon peserta didik baru kelas 1 (satu) SD Permendikbud Nomor 44 Tahun 2019 berusia:

  1. 7 (tujuh) tahun sampai dengan 12 (dua belas) tahun; atau
  2. paling rendah 6 (enam) tahun pada tanggal 1 Juli tahun berjalan.

Sekolah wajib menerima peserta didik yang berusia 7 (tujuh) tahun sampai dengan 12 (dua belas) tahun.

Pengecualian syarat usia paling rendah 6 (enam) tahun sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b yaitu paling rendah 5 (lima) tahun 6 (enam) bulan pada tanggal 1 Juli tahun berjalan yang diperuntukkan bagi calon peserta didik yang memiliki potensi kecerdasan dan/atau bakat istimewa dan kesiapan psikis yang dibuktikan dengan rekomendasi tertulis dari psikolog profesional.

Dalam hal psikolog profesional sebagaimana dimaksud tidak tersedia, rekomendasi dapat dilakukan oleh dewan guru Sekolah.

Persyaratan calon peserta didik baru kelas 7 (tujuh) SMP Permendikbud Nomor 44 Tahun 2019:

  1. berusia paling tinggi 15 (lima belas) tahun pada tanggal 1 Juli tahun berjalan; dan
  2. memiliki ijazah SD/sederajat atau dokumen lain yang menjelaskan telah menyelesaikan kelas 6 (enam) SD.

Persyaratan calon peserta didik baru kelas 10 (sepuluh) SMA atau SMK:

  1. berusia paling tinggi 21 (dua puluh satu) tahun pada tanggal 1 Juli tahun berjalan; dan
  2. memiliki ijazah SMP/sederajat atau dokumen lain yang menjelaskan telah menyelesaikan kelas 9 (sembilan) SMP.
  3. SMK dengan bidang keahlian, program keahlian, atau kompetensi keahlian tertentu dapat menetapkan tambahan persyaratan khusus dalam penerimaan peserta didik baru kelas 10 (sepuluh).

Syarat usia sebagaimana dimaksud dibuktikan dengan akta kelahiran atau surat keterangan lahir yang dikeluarkan oleh pihak yang berwenang dan dilegalisir oleh lurah/kepala desa atau pejabat setempat lain yang berwenang sesuai dengan domisili calon peserta didik.

Selengkapnya Permendikbud Nomor 44 Tahun 2019 Tentang PPDB dapat diunduh melalui link berikut.

Unduh Permendikbud

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *